Welcome to Business Solution
Continuous Improvement is our credo. Servicing our clients from problem solving of business related issues up to office automation and computerization of businesses.
As your Project Manager our specialists provide best fit solution to your unique business setting, to execute and deliver solution to you from start till the end, to make your businesses run easier!
Cargill dan WWF Sepakat Evaluasi Bersama Kelestarian Pemasok Kelapa Sawit July 10, 2010
Posted by admin in : General , add a commentCargill dan World Wildlife Fund-Amerika Serikat (WWF) bekerjasama mengadakan evaluasi terhadap pemasok kelapa sawit Cargill di Indonesia. Evaluasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap produksi kelapa sawit yang berkelanjutan.
Evaluasi akan mengukur kemajuan yang dicapai pemasok Cargill dalam menerapkan prinsip serta kriteria Konferensi Minyak Sawit Lestari (Roundtable of Sustainable Palm Oil/RSPO).
“Kami berkomitmen mendukung usaha untuk mendorong industri minyak sawit ke arah produksi sawit yang lebih lestari,” kata Senior Vice President, Paul Conway dalam siaran persnya. “Cargill memiliki kebijakan produksi kelapa sawit yang bertanggung jawab yang diberlakukan di perkebunan milik Cargill. Kini kami ambil bagian dan bekerja sama dengan pihak industri dan pemerintah Indonesia demi terlaksananya produksi kelapa sawit yang berkelanjutan.”
Program dimulai pada Agustus 2010. Prioritas tahap pertama adalah mengevaluasi perkebunan pemasok utama Cargill yang memiliki perhatian besar terhadap isu keragamanan biologis. WWF akan mengawasi keseluruhan proses termasuk merancang dan memilih ahli lingkungan yang bertugas di lapangan serta mengunjungi masing-masing perkebunan. Kegiatan evaluasi
akan menetapkan perkembangan dalam hal-hal penting seperti ijin lahan, lingkungan serta kegiatan sosial.
Cargill menargetkan akan menerbitkan ringkasan penemuan dan tindakan yang diambil setelah tahap pertama evaluasi selesai, pada awal tahun 2011.
“Program ini sangat penting bagi WWF karena akan membantu industri kelapa sawit mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi,” kata Jason Clay, Senior Vice President of Markets World Wildlife Fund. “Melalui kerjasama dengan perusahaan seperti Cargill, kita bisa mendorong
terjadinya transformasi industri dengan menciptakan keterkaitan antara kinerja dan pasar. Kerja sama ini akan memberi dampak positif perubahan di lapangan sehingga bersama kita bisa menciptakan proses untuk meningkatkan praktek pengadaan yang bertanggung jawab secara terus menerus.”
Terus tumbuhnya permintaan minyak sawit sebagai bahan baku produk makanan dan non-makanan membuat Cargill menyadari pentingnya seluruh rantai pasokan minyak sawit - dari perkebunan hingga perdagangan - beroperasi dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial. Hasil evaluasi akan digunakan untuk menjawab celah yang ada dengan standard RSPO dan akan bekerjasama dengan pemasok untuk menerapkan solusi untuk meningkatkan praktek produksi minyak sawit yang lestari.
Cargill menargetkan pada tahun 2010, sebanyak 60 persen total pembelian minyak sawit berasal dari anggota RSPO. Cargill juga mendorong para pemasok untuk bergabung dengan RSPO dan mendapatkan sertifikasi untuk semua perkebunan kelapa sawit mereka.
Perkebunan kelapa sawit Cargill, PT Hindoli di Sumatera telah menerima sertifikasi RSPO dan petani kecil PT Hindoli juga dijadwalkan akan menjadi petani rakyat pertama yang menerima sertifikasi RSPO. Cargill juga bekerja untuk mendapatkan sertifikasi RSPO untuk perkebunannya yang lain, Harapan Sawit Lestari. Kilang Cargill di Eropa dan Malaysia juga telah memiliki ijin untuk menawarkan produksi yang bersertifikasi RSPO. (*/X-11)
Malaysia palm exports up 9pc in July 1-10 Read more: Malaysia palm exports up 9pc in July 1-10 http://www.btimes.com.my/articles/20100710125310/Article/#ixzz0tG1T5dEZ July 10, 2010
Posted by admin in : General , add a commentMalaysia’s palm oil exports rose 9 per cent in the first 10 days of July, independent market surveyor Intertek said.
A total of 474,928 tons of the commodity were tracked on July 1 to 10, versus 435,148 tons in the same period in June, Intertek said an e-email statement in Kuala Lumpur today. — Bloomberg
Read more: Malaysia palm exports up 9pc in July 1-10 http://www.btimes.com.my/articles/20100710125310/Article/#ixzz0tG0ba7IG
